Apa yang Harus Dilakukan, Bila ….

Dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang roomboy, sebaiknya memiliki pengetahuan yang menunjang profesionalitasnya dalam bertindak. Banyak hal yang dianggap remeh dan tidak mendapat perhatian serius dari roomboy dalam menghadapi keadaan-keadaan tertentu yang memerlukan tindakan yang tepat.

Sebagai contoh seorang roomboy harus bisa bertindak secara profesional dalam hal;

1. Tamu tidur

Saat roomboy membuka kamar tamu dan menyalakan lampu ruangan, ternyata terlihat di dalam kamar tersebut tamu sedang tidur, maka tindakan yang tepat sebaiknya segera matikan kembali lampu ruangan dan tutup kembali pintu kamar secara perlahan.

2. Tamu tidur dan terbangun.

Ketika tamu di kamar tersebut terbangun karena ketukan pintu dan lampu kamar yang dinyalakan oleh roomboy, maka tindakan yang perlu dilakukan adalah segera matikan kembali lampu ruangan sambil menutup pintu secara perlahan ucapkanlah permintaan maaf; “Maaf pak, bu saya akan kembali lagi nanti”.

Tidak usah panjang lebar atau bertele-tele dalam menyampaikan permohonan maaf. Singkat saja tapi cukup jelas. Tamu akan mengerti kalau yang membuka pintu kamar mereka itu adalah roomboy, dengan alasan;

Yang mempunyai kunci kamar dan biasanya masuk untuk membersihkan kamar adalah roomboy, kecuali tamu tersebut order makanan/minuman yang datang pastilah room service. Tapi biasanya tidak memiliki pintu kamar. Atau karena ada laporan dari tamu yang bersangkutan sehubungan perlunya perbaikan/maintenace order, tapi lagi-lagi biasanya tidak serta merta petugas bisa membuka pintu kamar tamu melainkan berkordinasi dulu dengan roomboy atau departemen housekeeping.

3. Menemukan barang berharga di tempat sampah.

Apabila seorang roomboy saat bekerja di kamar tamu dan menemukan barang berharga di dalam tempat sampah, maka tindakan yang perlu dilakukan adalah;

Laporkan/tanyakan langsung kepada tamu yang bersangkutan tentang barang tersebut. Apabila roomboy tidak sempat bertemu dengan tamu, usahakan barang tersebut di letakan di tempat yang bisa terlihat jelas oleh tamu. Lakukan minimal 2 hari berturut-turut (bila tamu kamar yang bersangkutan stay lebih dari 1 hari). Cek apakah barang tersebut masih di posisi semula, berpindah tempat, diambil oleh pemiliknya atau malah dimasukan lagi ke tempat sampah. Apabila barang tersebut terus-menerus dimasukan ke tempat sampah, berarti barang tersebut memang untuk dibuang. Tetapi sebaliknya, apabila tidak lagi dimasukan ke tempat sampah atau barangnya telah berubah posisi dan diambil pemiliknya berarti jelas bukan untuk dibuang..

4. Mendapat laporan kehilangan barang di kamar tamu.

Langkah yang perlu dilakukan apabila menemui situasi seperti ini adalah;

  • Jangan panik, dengarkan baik-baik dan catat pengaduan dari tamu termasuk kronologisnya.
  • Segera laporkan kepada Housekeeping Supervisor/ Housekeeping Manager
  • Selalu koperatif bila setiap saat diminta informasi sehubungan dengan kasus tersebut.
  • Tetaplah bersikap profesional dalam melaksanakan tugas sehari-hari sambil menunggu proses penanganan kasus sampai selesai.
  • Pastikan agar tamu merasa puas dengan proses penanganan yang dilakukan apapun hasilnya.

5. Menemukan barang tamu yang tertinggal (Lost and found);

Segera membuat data laporan di Lost and found form yang terdiri dari;

  • Tanggal ditemukan
  • Jam ditemukan
  • Nomor kamar atau lokasi barang ditemukan
  • Nama tamu (bila barang tersebut ditemukan di kamar)
  • Nama penemu (roomboy / staff)
  • Nama barang (type, merek, warna dan jumlah)
  • Masukan barang tersebut ke dalam wadah yang sudah disediakan beserta datanya.I
  • si log book Lost and found.
  • Laporkan ke departement head.

Demikian langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh roomboy dalam menghadapi keadaan seperti tersebut di atas.

Salam sukses untuk kita semua dari saya, Ade Sutrisna, CPT.